Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Rabu, 13 Oktober 2010
Revisi Kanalisasi, WiMax Bakal Murah
Jakarta - Upaya pemerintah yang akan melakukan revisi kanalisasi WiMax dinilai akan menguntungkan masyarakat. Selain mengembangkan industri, harga perangkat juga akan lebih murah.
Rencana revisi kanalisasi WiMax bisa membuka peluang munculnya WiMax mobile. Namun rencana kanalisasi itu ditolak vendor perangkat WiMax nomadic 16d karena dinilai bisa berdampak pada industri perangkat nomadic 16d.
Ketua Umum Indonesia Telecomunications User Group (IDTUG), Nurul Yakin Setiabudi menilai pemerintah harus lebih banyak mendengar agar keputusan itu menguntungkan semua pihak. “Dengan perubahan ini dapat mengembangkan industri dalam negeri dan harga perangkat menjadi jauh lebih murah,” katanya kemarin di Jakarta.
Ketua umum IDTUG ini menilai belum melihat perubahan kanal tersebut akan digunakan untuk apa. Tapi kanal di Indonesia sendiri sudah agak penuh dan frekuensi yang ada agak ‘carut marut’.
“Jadi, ke depannya pemerintah harus benar-benar memperhitungkan penggunaan frekuensi ini karena frekuensi sendiri termasuk dalam sumber daya tak terbarukan,” katanya lagi.
Ke depan, menurutnya pemerintah harus menemukan teknologi yang lebih hemat sumber daya frekuensi. Nurul menjelaskan teknologi merupakan masalah pilihan dan pada dasarnya bersifat saling melengkapi. Jika dalam satu kanal dapat dipakai bermacam teknologi maka hal itu sangat bagus.
Jika kanalisasi itu dilakukan, Indonesia tidak hanya punya WiMax 16d yang tidak bergerak dengan WiMax 16e mobile. Praktisi telematika, Abimanyu Wachjoewidayat menilai regulasi masih menguntungkan operator telekomunikasi. Hal itu karena saat ini masih menggunakan standar 16d bukan 16e (mobile) yang sudah dipakai internasional.
Menurut Abimanyu, jika standar 16e diberlakukan, perusahaan telekomunikasi memang akan dirugikan. Hal itu karena masyarakat cenderung memilih memakai worldwide interoperability for microwave access (WiMax) daripada 3G atau HSDPA yang ditawarkan operator.
“Namun, dengan memberlakukan standar 16e maka persaingan antara produk luar dan produk lokal akan sama,” kata Abimanyu. Persaingan ini akan memicu perang harga dan masyarakat akan diuntungkan.
Selain itu Abimanyu juga menilai jika produsen lokal menjual produk 16e yang up-to-date, keuntungan yang diperoleh akan berlipat ganda. Selain itu potensi pasar akan meluas dan produknya akan lebih diminati konsumen. “Komponen raw material 16d sudah jarang dipakai, selain itu harganya mahal,” tegas Abimanyu.
Ia juga menjelaskan karena banyak dipakai internasional, komponen 16e akan lebih murah, biaya produksi pun bisa ditekan dan itu menguntungkan sekali. “Sebenarnya spesifikasi standar 16d dan 16e perbedaanya tidak signifikan,” timpalnya.
Abimanyu menilai produsen lokal mampu menyediakan perangkat 16d dan 16e, “Nantinya tinggal mengganti beberapa chip saja,” katanya.
“Segala macam perubahan yang mengarah ke penggunaan kanal umum selalu menguntungkan masyarakat. Berbeda, jika menggunakan kanal yang tidak umum maka pengusaha saja yang akan diuntungkan,” jelas pengamat telematika itu.
Abimanyu menilai standar 16e lebih efisien karena masyarakat tidak perlu mengganti perangkat lagi saat mereka pergi ke luar negeri karena teknologi sama bisa dipakai. Dan secara teknologi maka masyarakat yanga akan sangat diuntungkan kalau WiMax sudah operasional.
Abimanyu menilai teknologi mobile adalah teknologi yang cocok digunakan di Indonesia. Hal itu karena banyak orang Indonesia yang melakukannya segala sesuatu dengan ‘mobile’.
Namun hingga saat ini perubahan kanalisasi belum dilakukan dan masih berada dalam tahap pengkajian. Humas Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Gatot S Dewa Broto, mengatakan “Perubahan kanalisasi belum dilakukan, masih tahap pengkajian.”
Gatot menyebutkan Kemenkominfo masih menunggu pemenang tender WiMax untuk menggelar jaringan. Ia juga menjelaskan Kemenkominfo memberikan waktu dari November 2009 hingga November 2010. Namun, jika perpanjangan waktu diperlukan, Kemenkominfo akan menunggu hingga 2011.“Jika tidak juga menggelar, hak mereka akan dicabut,” tegasnya. [mdr]
Label:
Internet
Selasa, 05 Oktober 2010
34.000 Komputer di Indonesia Terinfeksi Stuxnet
Indonesia tercatat menjadi negara tertinggi kedua yang di dunia yang terinfeksi Stuxnet, malware (malicious software) alias program jahat jenis worm yang tengah merajalela di dunia saat ini. Demikian hasil analisis Kaspersky Lab, pengembang solusi keamanan terkemuka yang berpusat di Rusia.
Stuxnet, sebuah worm komputer Windows spesifik pertama kali ditemukan pada bulan Juni 2010 oleh sebuah perusahaan keamanan yang berasal dari Belarus. Worm ini menjadi terkenal karena merupakan worm pertama yang memata-matai dan memprogram ulang sistem industri. Belakangan ini, serangan worm Stuxnet telah menimbulkan banyak spekulasi dan diskusi mengenai maksud dan tujuan, asal, dan – yang terpenting - identitas dari penyerang dan targetnya.
Kaspersky Lab belum melihat cukup bukti untuk mengidentifikasi penyerang atau targetnya, tetapi Kaspersky dapat mengkonfirmasikan bahwa ini adalah satu-satunya serangan malware canggih yang didukung dengan biaya besar, tim penyerang dengan keahlian tinggi dan pengetahuan teknologi SCADA yang baik.
"Serangan-serangan ini dapat digunakan sebagai alat untuk perang dunia maya atau terorisme dunia maya atau sabotase dunia maya yang bergantung pada sumber serangan dan targetnya. Sejauh ini apa yang telah kita lihat mengenai Stuxnet lebih cenderung digunakan sebagai alat untuk melakukan sabotase. Kaspersky Lab tidak dalam posisi untuk mengomentari sisi politik dari serangan ini," ujar Eugene Kaspersky, Co-founder and Chief Executive Officer of Kaspersky Lab dalam rilis persnya akhir pekan lalu.
Berdasarkan geografis penyebaran Stuxnet; Iran, India dan Indonesia memimpin dalam hal infeksi sejauh ini. Namun, epidemi Stuxnet (seperti epidemi lainnya) tidak statis; worm ini secara terus menerus menyebar, dan sementara beberapa sistem tetap terinfeksi, banyak dari sistem tersebut telah dibersihkan. Negara yang paling rentan serangan ini adalah India dengan jumlah serangan mencapai 86.258 unit komputer. Indonesia di pisisi kedua dengan korban34.138 komputer.
Tujuan utama worm ini adalah untuk mengakses Simatic WinCC SCADA, yang digunakan sebagai sistem pengendali industri dan bertugas untuk mengawasi dan mengendalikan industri, infrastruktur, atau proses-proses berbasis fasilitas. Sistem serupa digunakan secara luas pada pengilangan minyak, pembangkit tenaga listrik, sistem komunikasi yang besar, bandar udara, perkapalan, dan bahkan instalasi militer secara global.
Pengetahuan mendalam tentang teknologi SCADA, kecanggihan serangan yang berlapis-lapis, penggunaan beberapa kerentanan zero-day dan sertifikat yang sah membawa kita kepada pemahaman bahwa Stuxnet diciptakan oleh tim yang terdiri dari para profesional dengan keahlian yang sangat terampil dan memiliki sumber daya dan dukungan finansial yang besar.
Target serangan dan wilayah yang dijangkiti oleh worm ini (terutama Iran) menyiratkan bahwa mereka bukanlah kelompok penjahat dunia maya biasa. Lebih jauh lagi, ahli keamanan Kaspersky yang menganalisa kode worm tersebut menegaskan bahwa tujuan utama Stuxnet bukan untuk memata-matai sistem yang terinfeksi tetapi untuk melakukan sabotase.
Para peneliti di Kaspersky Lab menemukan bahwa worm tersebut mengeksploitasi dua dari empat kerentanan zero-day yang telah dilaporkan langsung kepada Microsoft. Analis Kaspersky telah bekerja sama dengan Microsoft untuk memastikan kelancaran dari peluncuran patch, serta memastikan pelanggan terlindungi dan memperoleh informasi mengenai serangan tersebut. Semua produk Kaspersky Lab telah berhasil mendeteksi dan menetralisir Worm.Win32.Stuxnet.
Stuxnet, sebuah worm komputer Windows spesifik pertama kali ditemukan pada bulan Juni 2010 oleh sebuah perusahaan keamanan yang berasal dari Belarus. Worm ini menjadi terkenal karena merupakan worm pertama yang memata-matai dan memprogram ulang sistem industri. Belakangan ini, serangan worm Stuxnet telah menimbulkan banyak spekulasi dan diskusi mengenai maksud dan tujuan, asal, dan – yang terpenting - identitas dari penyerang dan targetnya.
Kaspersky Lab belum melihat cukup bukti untuk mengidentifikasi penyerang atau targetnya, tetapi Kaspersky dapat mengkonfirmasikan bahwa ini adalah satu-satunya serangan malware canggih yang didukung dengan biaya besar, tim penyerang dengan keahlian tinggi dan pengetahuan teknologi SCADA yang baik.
"Serangan-serangan ini dapat digunakan sebagai alat untuk perang dunia maya atau terorisme dunia maya atau sabotase dunia maya yang bergantung pada sumber serangan dan targetnya. Sejauh ini apa yang telah kita lihat mengenai Stuxnet lebih cenderung digunakan sebagai alat untuk melakukan sabotase. Kaspersky Lab tidak dalam posisi untuk mengomentari sisi politik dari serangan ini," ujar Eugene Kaspersky, Co-founder and Chief Executive Officer of Kaspersky Lab dalam rilis persnya akhir pekan lalu.
Berdasarkan geografis penyebaran Stuxnet; Iran, India dan Indonesia memimpin dalam hal infeksi sejauh ini. Namun, epidemi Stuxnet (seperti epidemi lainnya) tidak statis; worm ini secara terus menerus menyebar, dan sementara beberapa sistem tetap terinfeksi, banyak dari sistem tersebut telah dibersihkan. Negara yang paling rentan serangan ini adalah India dengan jumlah serangan mencapai 86.258 unit komputer. Indonesia di pisisi kedua dengan korban34.138 komputer.
Tujuan utama worm ini adalah untuk mengakses Simatic WinCC SCADA, yang digunakan sebagai sistem pengendali industri dan bertugas untuk mengawasi dan mengendalikan industri, infrastruktur, atau proses-proses berbasis fasilitas. Sistem serupa digunakan secara luas pada pengilangan minyak, pembangkit tenaga listrik, sistem komunikasi yang besar, bandar udara, perkapalan, dan bahkan instalasi militer secara global.
Pengetahuan mendalam tentang teknologi SCADA, kecanggihan serangan yang berlapis-lapis, penggunaan beberapa kerentanan zero-day dan sertifikat yang sah membawa kita kepada pemahaman bahwa Stuxnet diciptakan oleh tim yang terdiri dari para profesional dengan keahlian yang sangat terampil dan memiliki sumber daya dan dukungan finansial yang besar.
Target serangan dan wilayah yang dijangkiti oleh worm ini (terutama Iran) menyiratkan bahwa mereka bukanlah kelompok penjahat dunia maya biasa. Lebih jauh lagi, ahli keamanan Kaspersky yang menganalisa kode worm tersebut menegaskan bahwa tujuan utama Stuxnet bukan untuk memata-matai sistem yang terinfeksi tetapi untuk melakukan sabotase.
Para peneliti di Kaspersky Lab menemukan bahwa worm tersebut mengeksploitasi dua dari empat kerentanan zero-day yang telah dilaporkan langsung kepada Microsoft. Analis Kaspersky telah bekerja sama dengan Microsoft untuk memastikan kelancaran dari peluncuran patch, serta memastikan pelanggan terlindungi dan memperoleh informasi mengenai serangan tersebut. Semua produk Kaspersky Lab telah berhasil mendeteksi dan menetralisir Worm.Win32.Stuxnet.
Stuxnet Mungkin Didanai Pemerintah atau Lembaga Swasta
Penyebaran malware (malicious software) alias program jahat di dunia maya tak lagi sekadar iseng atau mencuri data rahasia di komputer korban. Sebuah malware jenis worm terbaru yang diberi nama Stuxnet kini juga menerobos sistem kontrol industri yang bisa menyebabkan bencana besar di dunia nyata.
"Kami benar-benar belum pernah melihat worm yang seperti ini sebelumnya," kata Liam O'Murchu, Peneliti, Symantec Security Response dalam rilis persnya pekan lalu. "Fakta bahwa worm ini dapat mengontrol cara kerja mesin fisik tentunya sangat mengganggu," lanjutnya.
Worm tersebut telah menyebar di penjuru dunia dan salah satu targetnya adalah kontrol fasilitas nuklir Iran. Worm tersebut juga berpotensi menyerang stasiun pembangkit listrik dan berusaha untuk melumpuhkan keamanan nasional sebuah negara.
Berdasarkan pengamatan para peneliti, kemungkinan pihak yang berada di belakang pembuatan Stuxnet worm adalah pemerintah atau sebuah lembaga swasta yang kaya. Worm in terdiri dari program-program komputer kompleks yang pembuatannya memerlukan beragam keterampilan. Worm ini sangat canggih, didanai sangat besar dan tidak banyak kelompok yang dapat melancarkan ancaman seperti ini.
Para pakar Symantec memperkirakan pengerjaan proyek ini membutuhkan 5 hingga 10 orang dalam waktu enam bulan. Selain itu, dibutuhkan pengetahuan sistem kontrol industri dan akses terhadap sistem itu untuk melakukan pengujian kualitasnya; sekali lagi ini mengindikaskan bahwa ini adalah sebuah proyek yang sangat terorganisir dan memiliki dana besar.
"Kami benar-benar belum pernah melihat worm yang seperti ini sebelumnya," kata Liam O'Murchu, Peneliti, Symantec Security Response dalam rilis persnya pekan lalu. "Fakta bahwa worm ini dapat mengontrol cara kerja mesin fisik tentunya sangat mengganggu," lanjutnya.
Worm tersebut telah menyebar di penjuru dunia dan salah satu targetnya adalah kontrol fasilitas nuklir Iran. Worm tersebut juga berpotensi menyerang stasiun pembangkit listrik dan berusaha untuk melumpuhkan keamanan nasional sebuah negara.
Berdasarkan pengamatan para peneliti, kemungkinan pihak yang berada di belakang pembuatan Stuxnet worm adalah pemerintah atau sebuah lembaga swasta yang kaya. Worm in terdiri dari program-program komputer kompleks yang pembuatannya memerlukan beragam keterampilan. Worm ini sangat canggih, didanai sangat besar dan tidak banyak kelompok yang dapat melancarkan ancaman seperti ini.
Para pakar Symantec memperkirakan pengerjaan proyek ini membutuhkan 5 hingga 10 orang dalam waktu enam bulan. Selain itu, dibutuhkan pengetahuan sistem kontrol industri dan akses terhadap sistem itu untuk melakukan pengujian kualitasnya; sekali lagi ini mengindikaskan bahwa ini adalah sebuah proyek yang sangat terorganisir dan memiliki dana besar.
Evan Williams, CEO Baru Twitter
CALIFORNIA - Salah satu situs jejaring sosial Twitter akan segera memiliki presiden perusahaan yang baru, ini setelah pendiri Twitter Evan Williams naik jabatan menjadi CEO.
Pengumuman yang disampaikan melalui blog Twitter, William mengungkapkan bahwa diminta oleh Chief Operating Officer (COO) Twitter Dick Costolo untuk masuk ke perusahaan tersebut sebagai CEO. William akan tetap di perusahaan tersebut dan akan fokus penuh pada bidang strategi produk.
"Tantangan dari sebuah perusahaan yang tumbuh begitu cepat adalah sangat berat. Tumbuh besar itu bukanlah sebuah kesuksesan. Sukses bagi kami berarti menemukan potensi kami sebagai perusahaan profit yang terus bisa menarik pengguna. Ini bukanlah tugas yang mudah. Saya secara berkala berkaca pada jenis fokus yang dibutuhkan orang-orang di Twitter," tulis Williams, seperti yang dilansir Mashable, Selasa (5/10/2010).
"Salah satu contohnya adalah Twitter baru yang baru diluncurkan. Saya hampir puas ketika mendorong arah dari suatu produk. Membangun sesuatu itu adalah salah satu kesenangan saya, dan saya belum pernah sesenang dan seoptimis ini sebelumnya dalam membangun sesuatu. Karena hal ini lah saya memutuskan untuk menanyakan COO kami, Dick Costolo, untuk menjadi CEO Twitter. Mulai hari ini, saya sepenuhnya akan fokus pada strategi produk," tambahnya.
Evan Williams sebelumnya tidak terlalu suka akan posisi CEO pada sebuah perusahaan. Agar bisa mengembalikan kesenangannya dalam bidang strategi produk, maka ia memutuskan untuk menjadi CEO dan menyerahkan tampuk kepemimpinan ke Dick Costolo. Costolo sebelumnya adalah pendiri dan CEO dari Feedburner, yang mendapat dukungan dari Google.
Pengumuman yang disampaikan melalui blog Twitter, William mengungkapkan bahwa diminta oleh Chief Operating Officer (COO) Twitter Dick Costolo untuk masuk ke perusahaan tersebut sebagai CEO. William akan tetap di perusahaan tersebut dan akan fokus penuh pada bidang strategi produk.
"Tantangan dari sebuah perusahaan yang tumbuh begitu cepat adalah sangat berat. Tumbuh besar itu bukanlah sebuah kesuksesan. Sukses bagi kami berarti menemukan potensi kami sebagai perusahaan profit yang terus bisa menarik pengguna. Ini bukanlah tugas yang mudah. Saya secara berkala berkaca pada jenis fokus yang dibutuhkan orang-orang di Twitter," tulis Williams, seperti yang dilansir Mashable, Selasa (5/10/2010).
"Salah satu contohnya adalah Twitter baru yang baru diluncurkan. Saya hampir puas ketika mendorong arah dari suatu produk. Membangun sesuatu itu adalah salah satu kesenangan saya, dan saya belum pernah sesenang dan seoptimis ini sebelumnya dalam membangun sesuatu. Karena hal ini lah saya memutuskan untuk menanyakan COO kami, Dick Costolo, untuk menjadi CEO Twitter. Mulai hari ini, saya sepenuhnya akan fokus pada strategi produk," tambahnya.
Evan Williams sebelumnya tidak terlalu suka akan posisi CEO pada sebuah perusahaan. Agar bisa mengembalikan kesenangannya dalam bidang strategi produk, maka ia memutuskan untuk menjadi CEO dan menyerahkan tampuk kepemimpinan ke Dick Costolo. Costolo sebelumnya adalah pendiri dan CEO dari Feedburner, yang mendapat dukungan dari Google.
Label:
Internet
Sabtu, 19 Juni 2010
Lindungi Akun YM dan Facebook dari Pembajakan
Tips Aman Lindungi Akun YM Dan Facebook dari Pembajakan
Artis Jajang C Noer kecolongan. Akun Yahoo Messenger (YM) dan Facebook miliknya dibobol oleh orang tak dikenal. Tidak hanya itu, sejumlah rekan Jajang sempat dimintai uang oleh sang pelaku. Bagaimana cara menghindarinya?
Menurut analis antivirus dan keamanan komputer dari PT Vaksincom, Alfons Tanujaya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan soal pengamanan akun milik pribadi. Terutama terkait kepemilikan kata sandi atau password.
Artis Jajang C Noer kecolongan. Akun Yahoo Messenger (YM) dan Facebook miliknya dibobol oleh orang tak dikenal. Tidak hanya itu, sejumlah rekan Jajang sempat dimintai uang oleh sang pelaku. Bagaimana cara menghindarinya?
Menurut analis antivirus dan keamanan komputer dari PT Vaksincom, Alfons Tanujaya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan soal pengamanan akun milik pribadi. Terutama terkait kepemilikan kata sandi atau password.
Label:
Internet
Langganan:
Postingan (Atom)


