"Seharusnya Garuda belajar dari pengalaman. Pergantian sistem tidak boleh mengakibatkan kekacauan, apalagi menjelang IPO, ini akan sangat merugikan mengingat Garuda sudah baik selama tiga tahun ini," ujar Pram kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/11/2010).
Kekacauan yang kerap terjadi dikhawatirkan karena permainan pihak tertentu. Dikhawatirkan Garuda akan mempunya nasib yang sama dengan IPO KS.
"Jangan-jangan ada kesengajaan membuat kondisi yang biasanya adem ayem menjadi seperti sekarang ini. Seperti ini membuat investor dan publik bertanya-tanya jangan-jangan ada upaya agar harga saham perdana Garuda dijual murah seperti kasus IPO Krakatau Steel," keluh Pram.
Oleh karena itu, Pram berharap Garuda segera berbenah diri meningkatkan kepercayaan investor. Diharapkan harga IPO Garuda tidak mengecewakan dan seperti menjual aset negara dengan harga murah.
"Seharusnya Garuda cepat berbenah diri agar mampu meyakinkan investor dan sahamnya mahal," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan Garuda kerap mengalami eror dalam pelayanan. Pelanggan juga kerap kecewa sehingga pihak Garuda harus berkali-kali minta maaf.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar